Posted on Leave a comment

Mengapa Perlu Melakukan Tes Kesuburan Wanita?

menggunakan alat tes kesuburan wanita ketika ingin memulai program kehamilan

Tes kesuburan wanita saat ini sudah banyak dilakukan untuk mewujudkan program kehamilan. Tetapi, banyak sekali pasangan yang hanya datang atau menggunakan alat tes kesuburan wanita ketika ingin memulai program kehamilan. Sama seperti kendaraan kesayangan Anda yang diperiksa setiap sebulan atau tiga bulan sekali, sebaiknya pemeriksaan kesuburan wanita dilakukan secara rutin. 

Memahami Masa Subur

Untuk pasangan yang sudah menikah, tentu saja memiliki anak menjadi tujuan utama mereka. Tetapi kebanyakan pasangan, terutama pasangan baru tidak terlalu mempedulikan perhitungan masa subur mereka. Sehingga, kesempatan untuk memiliki anak menjadi berkurang karena dilakukan tanpa kalkulasi kesempatan hamil. Salah satu alasan mengapa Anda perlu melakukan tes kesuburan wanita adalah agar Anda mengetahui siklus haid dan masa subur Anda. Hal ini akan membuat Anda dan pasangan menjadi jauh lebih aware dalam berhubungan suami istri. Walaupun saat ini sudah banyak sekali edukasi yang berkaitan cara untuk menghitung masa subur, apabila tidak dilakukan secara konsisten tentu saja akan menjadi hal yang sulit untuk dilakukan. Agar tujuan Anda dan pasangan tercapai, melakukan tes kesuburan wanita adalah cara yang paling tepat dalam mewujudkan hal ini. 

Infeksi

Tes kesuburan wanita akan membuat Anda memahami kondisi tubuh Anda dan apa saja yang diperlukan. Banyak yang merasa sehat dan tidak memiliki gejala sakit, ketika melakukan pemeriksaan ditemukan infeksi dan hal lainnya. Hal ini bisa menjadi penyebab mengapa hubungan suami istri yang dilakukan secara rutin tetapi tidak kunjung mengalami kehamilan. Apabila Anda tidak memeriksakan hal ini, fakta yang sebenarnya tidak akan Anda ketahui dan dapat terjadi kemungkinan yang lebih parah. Tes kesuburan wanita sendiri bukan sesuatu yang menakutkan karena hal ini merupakan pemeriksaan wajib bagi Anda, terutama yang sudah menikah. Anda juga dapat memilih jenis tes apa yang diperlukan, dan tidak harus melakukan semua tes yang menurut Anda tidak perlu. Dengan melakukan tes kesuburan wanita, risiko-risiko dan pengetahuan lain yang perlu Anda ketahui sebagai seorang wanita menjadi lengkap. 

Posted on Leave a comment

Cara menghitung kalender ovulasi sendiri

kalender ovulasi

Langkah utama untuk bisa menjalani program kehamilan, adalah dengan mengetahui kalender ovulasi atau kalender masa subur. Masa subur akan ditentukan oleh siklus menstruasi. Setiap wanita memiliki masa menstruasi yang berbeda-beda dengan rentang waktu hingga 24 sampai 38 hari. Diantara siklus menstruasi, wanita akan merasakan ovulasi yaitu sel telur akan dilepaskan ke Rahim dan sudah siap untuk dibuahi oleh sperma. 

Mengapa anda perlu mengetahui kalender ovulasi? 

Seorang wanita akan sangat berpeluang untuk hamil jika wanita tersebut sedang mengalami masa ovulasi. Sel telur hanya akan bertahan sampai 12 atau 24 jam sehingga penting bagi setiap pasangan untuk melakukan hubungan seksual pada masa subur tersebut. 

Pasangan harus melakukan hubungan setidaknya sebelum masa ovulasi wanita terjadi karena sel sperma yang diproduksi oleh pria hanya bisa hidup di organ reproduksi wanita hingga 5 hari. 

Bagaimana cara menghitungnya? 

Cara menghitungnya kalender ovulasi memang sangat mudah, anda hanya perlu mengingat jika anda memiliki siklus menstruasi di 28 hari dalam sebulan maka masa subur akan terjadi di hari ke 14. Perhitungan ini bukan tidak akurat, tetapi faktor siklus menstruasi yang berbeda setiap wanita akan menghasilkan ovulasi yang berbeda. oleh karena itu pentingnya untuk membuat kalender ovulasi sendiri. Ketentuannya adalah: 

  1. Hari pertama ovulasi dapat dihitung dengan siklus menstruasi terpendek yaitu 18 hari. Jadi cara menghitungnya misalnya masa menstruasi 28 hari maka anda hanya perlu mengurangkan 28-18 sehingga masa ovulasi terjadi di hari ke 10 setelah hari pertama menstruasi. 
  2. Hari terakhir ovulasi dikurangi siklus terpanjang dengan 11. Contohnya jika anda memiliki masa haid di 32 hari maka 32-11 hasilnya 21. Hasil dari perhitungan tersebut menunjukkan hari terakhir dari kalender ovulasi. 

Berdasarkan ketentuan perhitungan diatas, dapat disimpulkan bahwa masa ovulasi terjadi di hari ke 10 atau 21 setelah hari pertama haid. Jika anda masih bingung dengan perhitungan kalender ovulasi diatas, anda dapat menghitung menggunakan kalkulator masa subur. Namun, bukan berarti sudah melakukan hubungan seksual pada masa subur akan langsung hamil pada bulan tersebut. Anda juga wajib mempelajari kriteria hamil lainnya.